tugas mikrotif
Selasa, 11 Juli 2017
Selasa, 12 Januari 2016
WEB SERVER
|
Nama: NOVI NURVIANI
|
WEB SERVER
|
Tanggal : 12 Januari
2016
|
|
Kelas: XII TKJ 1
|
Sk/kd:
|
|
|
No. Jobsheet : 14
|
Nama Guru : MAMAN
|
Server web atau
yang dalam bahasa inggris disebut web server adalah merupakan perangkat lunak
(software) dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request)
berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau HTTPS dari client yang lebih
dikenal dengan nama browser, kemudian mengirimkan kembali (respon) hasil
permintaan tersebut ke dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya
berbentuk dokumen HTML.
Dari pengertian
diatas, dapat disimpulkan bahwa web server merupakan pelayan (pemberi layanan)
bagi web client (browser) seperti Mozilla, Chrome, Internet Explorer, Opera,
Safari dan lain sebagainya, supaya browser dapat menampilkan halaman atau data yang
anda minta.
Fungsi Web Server
Fungsi utama dari
web server adalah untuk mentransfer atau memindahkan berkas yang diminta oleh
pengguna melalui protokol komunikasi tertentu. Oleh karena dalam satu halaman
web biasanya terdiri dari berbagai macam jenis berkas seperti gambar, video,
teks, audio, file dan lain sebagainya, maka pemanfaatan web server berfungsi
juga untuk mentransfer keseluruhan aspek pemberkasan dalam halaman tersebut,
termasuk teks, gambar, video, audio, file dan sebagainya.
Pada saat anda
ingin mengakses sebuah halaman website, biasanya anda mengetik halaman tersebut
di browser seperti mozilla, chrome dan lain-lain. Setelah anda meminta
(biasanya dengan menekan enter) untuk dapat mengakses halaman tersebut, browser
akan melakukan permintaan ke web server. Disinilah web server berperan, web
server akan mencarikan data yang diminta browser, lalu mengirimkan data
tersebut ke browser atau menolaknya jika ternyata data yang diminta tidak
ditemukan.
Beberapa contoh
web server yang paling banyak digunakan diantaranya adalah :
Apache
Apache Tomcat
Microsoft Internet Information Services
(IIS)
Nginx
Lighttpd
Litespeed
Zeus Web Server
Fitur-fitur
standar web server adalah :
HTTP
Logging
Virtual Hosting
Pengaturan Bandwidth
Otektifikasi
Kompresi Konten
HTTPS
HTTP (Hypertext
Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan oleh web server dan web
browser untuk dapat berkomunikasi antara satu sama lain. Sedangkan HTTPS
(Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah merupakan versi aman (secure) dari
HTTP. Biasanya protokol HTTP menggunakan port 80 dan protokol HTTPS menggunakan
port 443. Untuk mengenal dan membedakan keduanya, anda bisa lihat pada saat
anda mengakses suatu halaman website apakah berwalan http:// atau https://.
Web server
biasanya telah dilengkapi pula dengan mesin penerjemah bahasa skrip yang
memungkinkan web server dapat menyediakan layanan situs dinamis, yaitu situs
yang dapat berinteraksi dengan pengunjung dengan memanfaatkan pustaka tambahan
seperti PHP dan ASP.
Cara Kerja Web
Server
Sederhananya
tugas web server adalah untuk menerima permintaan dari client dan mengirimkan
kembali berkas yang diminta oleh client tersebut.
Seperti yang
sudah saya informasikan diatas bahwa client yang dimaksud disini adalah
komputer desktop yang memiliki atau telah menginstall web browser seperti
Chrome, Mozilla, Opera dan lain-lain yang dapat terhubung ke web server melalui
jaringan internet atau intranet.
Perangkat lunak
web server terdapat pada komputer server, dan di komputer ini pula-lah
data-data website tersimpan dengan rapih. Sama halnya dengan komputer client,
komputer server juga harus terhubung dengan jaringan internet atau jaringan
intranet untuk dapat diakses oleh client.
Pada saat client
(browser) meminta data web page kepada server, maka instruksi permintaan data
oleh browser tersebut akan dikemas di dalam TCP yang merupakan protokol
transport dan dikirim ke alamat yang dalam hal ini merupakan protokol
berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP) dan atau Hyper Text
Transfer Protocol Secure (HTTPS). Data yang diminta dari browser ke web server
disebut dengan HTTP request yang kemudian akan dicarikan oleh web server di
dalam komputer server. Jika ditemukan, data tersebut akan dikemas oleh web
server dalam TCP dan dikirim kembali ke browser untuk ditampilkan. Data yang
dikirim dari server ke browser dikenal dengan HTTP response. Jika data yang
diminta oleh browser tersebut ternyata tidak ditemukan oleh web server, maka web
server akan menolak permintaan tersebut dan browser akan menampilkan notifikasi
error 404 atau Page Not Found.
Meskipun proses
atau cara kerja web server diatas seperti sangat rumit, tapi pada prakteknya
proses tersebut berlangsung dengan sangat cepat. Anda bahkan bisa sampai tidak
menyadari bahwa pada saat anda meminta suatu halaman web, ternyata hal itu
membutuhkan proses yang sangat panjang sampai halaman tersebut dapat anda lihat
di browser anda
Minggu, 10 Januari 2016
Jobsheet 12 Langkah-langkah menginstall ubuntu di virtualbox
Nama
: Novi Nurviani
|
Instal Ubuntu 12.04
|
Tanggal
: 10 Januari 2016
|
Kelas
: XII TKJ 1
|
Sk/kp
:
|
|
No
Jobshet : 12
|
Guru
Produktif : Maman
|
Langkah-langkah
menginstall ubuntu di virtualbox
1. Pertama klik New atau Baru pada VM Virtualbox Manager.
2. pada kolom nama isikan nama untuk identitas pada virtual machine anda lalu klik Next
3. untuk ukuran memori sesuaikan dengan kebutuhan anda by default besaran memori 512 MB.
4. klik Next untuk membuat Virtual Hardisk.
5. untuk tipe berkas hardisk pilih VDI (Virtualbox Disk Image) klik Lanjut.
6. pada penyimpanan hardisk fisik pilih dinamik klik lanjut.
7. untuk ukuran Hardisk defaultnya 8 GB silahkan sesuaikan dengan kebutuhan masing masing.
8. Virtual machine baru sudah tercipta, langkah selanjutnya adalah pengaturan pada virtual machine.
9. pada kolom sistem ubahlah urutan boot pertama dari CD/DVD
dan kedua dari Hardisk.
10. pada kolom penyimpanan klik icon CD (kosong/Empty) lalu klik icon CD pada kolom Drive CD/DVD.
11. klik pada pilihan pilih sebuah berkas CD/DVD virtual.
12. Pilih file ISO pada tempat penyimpanan anda lalu klik open.
13. pada kolom jaringan/network disini saya akan menggunakan 2 buah network adapter, pada adapter 1 pilih NAT.
14. dan pada adapter 2 pilih adapter ter-bridge lalu klik OK.
15. klik Start/Mulai.
16. untuk pilihan bahasa pilih English.
17. pilih install Ubuntu Server.
18. Pilih English lalu tekan Enter
19. Select your location pilih other lalu tekan enter.
20. pilih asia Enter
21. pilih indonesia lalu tekan enter
22. pada pilihan Configure the keyboard pilih No lalu tekan
enter.
23. pada pilihan keyboard pilih english.
24. Pilih English.
25. pada Configure the Network pilih eth0
26. Masukan Hostname, hostname adalah nama untuk komputer.
disini saya menggunakan ubuntu-server12 lalu tekan TAB
lalu enter
27. masukan nama lengkap user yang menggunakan komputer.

28. Lalu isi juga usernamenya. Disini misalnya saya isi Novi

29. Setelah mengisikan nama pengguna,anda diminta untuk
memasukkan password.
![]() |
30. disini anda diminta untuk masukan kembali password anda.
31. pilih yes pada pilihan use weak password.
32. pada configure the clock pilih jakarta.
33. pada partitioning method pilih Guided - use entire disk and setup LVM
34. tekan enter pada pilihan select disk to partition.
35. jawab yes lalu enter.
36. Continue
37. pilih yes lalu tekan enter.
38. pada pilihan proxy biarkan saja kosong
39. untuk pilihan software tekan tombol spasi untuk memilih software disini saya pilih OpenSSH Server.
40. untuk pilihan Install GRUB boot loader pilih yes.
41. Finish the instalation tekan enter.
42. Ubuntu Server siap digunakan.
Langganan:
Postingan (Atom)











































